PARIWISATA BERBASIS KOMUNITAS SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA BERKELANJUTAN DI INDONESIA TIMUR : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.51881/jak.v24i2.197Keywords:
Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Berkelanjutan, Pengembangan PariwisataAbstract
Pariwisata berbasis komunitas (Community-Based Tourism/CBT) semakin mendapat perhatian sebagai pendekatan yang mampu mendorong pengembangan desa wisata secara berkelanjutan, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran, faktor pendukung, tantangan, serta strategi implementasi CBT dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan relevan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat, kolaborasi antar pemangku kepentingan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan pemerintah menjadi faktor utama keberhasilan pengembangan desa wisata berbasis komunitas. Namun, keterbatasan infrastruktur, kompetensi manajerial, dan akses teknologi masih menjadi tantangan yang dihadapi di berbagai daerah. Temuan penelitian menegaskan bahwa CBT merupakan strategi yang efektif dalam menciptakan pembangunan pariwisata yang inklusif, berdaya saing, serta mampu menjaga keberlanjutan ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan di Indonesia Timur
Downloads
References
Andriani, D., Nugroho, S., & Pramono, A. (2023). Sustainable tourism village development and community empowerment in Indonesia. Journal of Tourism and Sustainability, 15(2), 112–126.
Dolezal, C., & Novelli, M. (2022). Power in community-based tourism: Empowerment and partnership in sustainable tourism development. Tourism Recreation Research, 47(4), 389–402.
Giampiccoli, A., & Mtapuri, O. (2020). Community-based tourism and sustainable development: A review of concepts and practices. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 9(1), 1–15.
Goodwin, H., & Santilli, R. (2019). Community-based tourism: A success? ICRT Occasional Paper, 11, 1–37.
Hampton, M. P., Jeyacheya, J., & Long, P. H. (2021). Tourism development and inclusive growth in developing regions. Current Issues in Tourism, 24(12), 1705–1722.
Lane, B., & Kastenholz, E. (2015). Rural tourism: The evolution of practice and research approaches – Towards a new generation concept? Journal of Sustainable Tourism, 23(8–9), 1133–1156.
López-Guzmán, T., Sánchez-Cañizares, S., & Pavón, V. (2019). Community-based tourism and local development: A literature review. Tourism and Hospitality Management, 25(1), 1–15.
Manaf, A., Purbasari, N., Damayanti, M., Aprilia, N., & Astuti, W. (2022). Community empowerment and tourism village sustainability in Indonesia. GeoJournal of Tourism and Geosites, 40(1), 115–123.
Nuryanti, W., Hadiwijoyo, S., & Suryono, A. (2021). Tourism village development and local economic growth in Indonesia. Journal of Indonesian Tourism Studies, 6(2), 45–57.
Prasetyo, A., & Huda, M. (2024). Challenges and opportunities of sustainable tourism development in Eastern Indonesia. Journal of Sustainable Development Studies, 12(1), 67–82.
Salazar, N. B. (2018). Cultural Tourism and Local Development: Community Perspectives and Sustainability. Tourism Review, 73(4), 456–468.
Sharpley, R. (2020). Tourism, Sustainable Development and the Challenge of Sustainability. Journal of Sustainable Tourism, 28(7), 1023–1040.
Suansri, P. (2018). Community-Based Tourism Handbook. Bangkok: Responsible Ecological Social Tours Project (REST)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 RADEN TIRTOSETIANTO, NOVA RIZCA PRATIWI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
- Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
- Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0


